Tomohon – Mengawali kegiatan Launching TIFF 2015 telah dilaksanakan Konferensi Pers dalam rangka mensukseskan TIFF 2015 dengan nara sumber Walikota Tomohon, Kapolda Bali dan mewakili Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Kegiatan ini dialog dengan pertanyaan seputar pelaksanaan TIFF 2015 di awali dengan pertanyaan oleh wartawan media online Detik.com membuka pertanyaan yaitu apa yang membuat pelaksanaan TIFF tahun 2015 ini berbeda dari tahun sebelumnya,Negara mana saja yangg ikut. Menjawa pertanyaan ini walikota Jimmy F Eman,SE.AK menjawab dengan senyum bahwa yang membedakan TIFF kali ini diantaranya tema yang mengandung sejuta makna “Let’s join Flower Extravaganza”, kalau sebelumnya dua tahun sekali, sejak tahun 2015 akan dilaksanakan setiap tahun sesuai harapan dan masukan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi. Yang juga membedakan pelaksanaan kali ini adalah deretan kegiatan yang mengiringi pelaksanaan TIFF 2015 yang berskala International termasuk tournament Gateball yang akan di buka Menteri PU, Pelaksanaan Tomohon 10 K, Kegiatan Konferensi Gereja se Asia Pasifik, Festival Geothermal, Pemecahan rekor Muri Drum Band kegiatan Diplomatic Tour dan kegiatan lainnya.

Begitupun kesempatan selanjutnya melalui Yogi dari Travel Club yang menanyakan target wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara berapa, sekaligus menanyakan dukungan Kapolda Bali untuk TIFF bagaimana? Kapolda yang adalah mewakili Kawanua yang sukses mengatakan sudah 5 kali festival ini dilaksanakan dan sangat gegap gempita. Saya sebagai putra daerah pasti menunjang pelaksanaan kegiatan ini pertama menunjukkan kontribusi melalui kehadiran pada saat ini,kedua kontribusi berupa pemikiran bahwa tdk salah walikota memilih beachwalk sebagai lokasi launching yang merupakan tempat yang tepat.

Diwaktu yg akan datang kita akan mengajak anak-anak muda kita membuat sebuah tulisan ilmiah bagaimana mereka membangun pariwisata di sulut, mengajak beberapa donator dan kenalan saya seperti seniman dan tokoh-tokoh penting, sekaligus memberi masukan agar ke depan dapat dilaksanakan kegiatan seni seperti lomba mewarnai, lomba melukis dan sudah tentu belajar dari Bali bagaimana cara mendatangkan turis.Seandainya Tomohon bisa hadir pada pesta kesenian Bali dan mengajak peserta utk hadir pada TIFF, kalu kita ingin kontribusi dari daerah lain maka kita hadir pula di kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah lain.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada walikota Tomohon. Selanjutnya untuk jumlah wisatawan yang ingin di capai minimal sama dengan 2014 danalangkah baiknya melebihi kunjungan tahun sebelumnya yaitu sekitar 97700 turis dari wisnu dan wisman. Selanjunya Staf Ahli Menteri Pariwisata menambahkan bahwa kehadiran Tomohon sebagai sebuah Kota di Indonesia yang berani melakukan promosi di Bali yang merupakan salahsatu destinasi kunjungan di Indonesia adalah hal yang luar biasa. Begitu juga dengan side ivennya yang luar biasa. Seperti 10 K yg dikaitkan dengan Bunga mungkin yang pertama dan seminar gereja-gereja se-Asia Pasifik. Bisa juga masuk ke hotel-hotel dan mengecek ada berapa hotel-hotel yang membutuhkan bunga-bunga. Kegiatan Lomba melukis bagaimana penempatan bunga di hotel-hotel dan mendapatkan hadiah.

Dukungan dari kemenpar jelas, tdak hanya peningkatan kunjungan wisatawan tetapi bagaimana bunga bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Dan yang penting pembangunan citra yang dapat di bagikan ke semua. Secara khusus untuk Sulut kementerian berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini.

Tentu melalui iven Tomohon International Flower Festival yang merupakan salah satu pendongkrat kunjungan wisataw. Selanjutnya wartawan Karel Polakitan dari berita antara mempertanyakan dukungan Kementerian pariwisata untuk mensuport pengembangan bunga, bagaimana bentuk promosi untuk membuat TIFF lebih wah lagi. Staf Ahli Menteri Pariwisata menjawab dengna lugas bahwa upaya untuk meningkatkan kunjungan yang yaitu melalui Bas = Branding, Advertising, Selling yang menggarap pasar sesuai maskapai international yang melayani bandara Sam Ratulangi seperti dari Guangzhou, Singapura dan beberapa pasar negara yang sering ke Manado. Terkait bunga pasti akan didorong melalui kementerian terkait. Ataupun pemkot hadir di singapura dan mempromosikan bunga ke kancah international. Begitupun wartawan Travel Club menanyakan penjelasan seputar Gate Ball Open Tournament apa dan dampaknya bagi kepariwisataan? Pengurus asosiasi Gatebal menjelaskan dampak positif kegiatan ini dimana peserta gateball bukan saja dari Indonesia tetapi dari luar negeri kata Ronni Lumempou selaku pengurus besar gateball. Gatebal mulainya dari Bali yaitu olahraga prestasi dan rekreasi. Kejuaran Internatioanl gatebal di Tomohon akan diikuti peserta dari enam negara diantaranya Jepang, Thailand dan India yang tentu akan membawa delegasi masing-masing akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Saat diberikan kesempatan Him dari Indonesia Travel menanyakan bagimana kesiapan TIFF dari segi akomodasi,transportasi dan destinasi pariwisata apa dan atraksinya apa saja, perekembangannya dari tahun ke tahun bagaimana. Walikota menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan bahwa panitia lokal telah siap utuk melaksanakan kegiatan ini.

Panitia tentu akan menyukseskan kegiatan ini dengan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kepolisian Daerah dan pendukung lainnya seperti pemilik hotel dan restoran . Tempat-tempat telah disiapkan dan menjadi favorit kunjungan adalah Danau Linou, Pasar Tradisonal Tomohon, Gunung Mahawu,Air terjun Pinaras, panorama alam Rurukan yang seperti di Swiss dan lokasi lainnya. Untuk hotel yang ada di Kota Tomohon sebagain bertipe Cottage dan untuk kebutuhan kamar dikoordinasikan dengan Kota manado utuk penginapan. Dan untuk destinasi dan atraksinya untuk dua atau tiga hari. Dapat mengandalkan destinasi tersebut di atas plus Bukit Doa.

Selanjutnya John Paransi dari Koran Kawanua post menanyakan apa saja yang harus dibenahi dalam pelaksanaan TIFF, berapa plotting anggatan dana dari kementerian terkait, serta dukuingan moril untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini. Staf Ahli Menteri Pariwisata menguraikan peran kementeriannya dan kementerian terkait untuk mendukung suksesnya kegiatan ini tentu melalui promosi dan topangan penuh bagi suksesnya pelaksanaan TIFF 2015.

Konferensi Pers ini diikuti media nasional dan media lokal serta wartawan biro Tomohon yang dikoordinir oleh Kabag Humas FF Lantang SSTP melalui Kasubag Humas Djufry Rorong,S Sos yang turut serta pada kegiatan strategis ini yang dilaksanakan pertama kalinya Di Pantai Kuta Bali dan mendapatkan perhatian dari sebagain wisatawan mancanegara yang turut menari bersama tim kesenian Kota Tomohon. Bravo TIFF 2015